Autobase 2.12 adalah rilis platform basis data internal untuk PostgreSQL yang menghadirkan pengalaman DBaaS di infrastruktur sendiri. Rilis ini menyertakan dashboard monitoring bawaan yang dioperasikan agen Netdata untuk metrik sistem, PostgreSQL, PgBouncer, serta tabel dan indeks. Penyebaran klaster PostgreSQL di AWS, GCP, dan Azure kini secara default menggunakan beberapa Availability Zone untuk meningkatkan daya tahan. Fitur baru juga mencakup penyedia rahasia eksternal untuk AWS Secrets Manager. Peningkatan keamanan meliputi penyembunyian kredensial sensitif dalam log, pengganti variabel PGPASSWORD dengan file sandi aman, pencegahan detail konfigurasi pgBackRest dalam log, penerapan IMDSv2 untuk EC2 AWS, dan enkripsi EBS dengan dukungan kunci AWS KMS. Perbaikan keandalan mencakup pelestarian arsip WAL, pencegahan promosi replik tidak disengaja saat pemulihan, perbaikan race condition pembuatan stanza pgBackRest, serta identitas penyimpanan cadangan yang konsisten. Dukungan SSH jump host memungkinkan manajemen klaster di jaringan privat tanpa akses SSH langsung ke server basis data.
Relevansi untuk bisnis Anda
Pelanggan Pramadya yang membangun atau mengelola sistem terintegrasi dapat menggunakan Autobase untuk menjalankan klaster PostgreSQL tersedia tinggi di bare metal, mesin virtual, on-premises, atau cloud yang didukung. Distribusi multi-AZ default mengurangi risiko gangguan akibat kegagalan satu zona ketersediaan. Monitoring bawaan memberikan visibilitas kinerja sistem dan basis data tanpa mengganti sistem monitoring yang ada. Manajemen rahasia terpusat via AWS Secrets Manager, enkripsi EBS, dan AWS KMS mendukung standar keamanan data perusahaan. Akses melalui SSH jump host memudahkan operasi basis data dalam jaringan privat. Fitur-fitur ini relevan untuk integrasi sistem yang memerlukan basis data andal, aman, dan mudah dioperasikan di berbagai lingkungan infrastruktur.
Baca sumber asli: PostgreSQL News
Diskusikan kebutuhan sistem Anda bersama Pramadya.
Sumber: PostgreSQL News